Selasa, 11 Januari 2011

AYANK DALAM PEMIKIRAN WANITA DEWASA

Seseorang yang manja, yang menunjuki hidupnya dengan kesalahpahaman naluri. Mereka berkata bahwa hidup tanpa cinta itu nestapa.. Apakah nestapa itu mengalahkan hukuman mati bagy para tersangka koruptor seperti yang di beritakan sekarang ini. Hal itu bermula pada pemikiran yang tidak relevan plus tidak fleksibel antara pemikiran yang real dan tidak real alias bayangan semu. Aku sangat menyadari bahwa hal itu bermula karena ketidaksiapan mereka dalam menerima takdir hidup.

Sebut saja kata mereka ayank...apakah berarti seseorang yang mereka kasihi atau bayangan semu hasil pemikiran mereka tadi. Hahhhhhh...hidup ini memamg sederhana tapi mereka buat dengan bermuram durja,,mereka persulit dengan diri mereka sendiri.Tuhan apakah dunia ini penuh denagn kemunafikan duniawi yang hanya berujung pada kemasyrikan kaum-Mu. Aku tak sanggup jika mereka mendustaimu hanya karena seorang lelaki yang tak tahu menahu soal arah kemana  mereka hidup, kemana mereka melanjutkan hidup dan kepada siapakah mereka bernaung.

Aku memang tak menampik alasan jika kelak aku juga membutuhkan seorang pendamping untuk menyempurnakan hidupku. Aku sangat menyesal ketika aku dihujat pertanyaan mengapa dy menyertakan aku dalam kebobrokan cinta. hassssssssss,,,sudahlah itu sudah memory duri yang tak pernah aku pikirkan lagy. Aku sudah lelah,  aku sudah menggila mengenai ini semua. Aku seperti mereka memposisikan ayank sebagai bayangan semu, bukan sebagai orang yang patut aku kasihi...

1 komentar:

  1. aku lihat dan analisis kamu masih menginginkan dia dan bukan dengan peristiwanya..
    semangat aja ris..

    BalasHapus